Banner Framedia

Isarel Lancarkan Serangan Udara di Lebanon Selatan, Menewaskan Dua Orang


27 Juni 2025 - Surabaya
Penulis: Redaksi Internasional

Beirut, Lebanon - Ketegangan di kawasan Timur Tengah kembali meningkat setelah militer Israel melancarkan serangan udara yang menargetkan wilayah selatan Lebanon pada Jumat pagi (27/6). Serangan tersebut menewaskan dua orang, yang diduga merupakan anggota kelompok Hizbullah.

Menurut laporan dari The Defense Post, serangan itu menyasar dua sasaran utama: satu pengendara sepeda motor dan satu operator buldoser. Keduanya di laporkan tewas di tempat akibat ledakan yang sangat besar. 

Belum ada keterangan resmi dari otoritas Lebanon mengenai identitas korban, namun sumber-sumber keamanan setempat menyebut bahwa keduanya adalah anggota teknik militer Hizbullah yang tengah melakukan penggalian.

SERANGAN BALASAN ATAU PENCEHGAHAN?
Juru bicara militer Israel menyatakan bahwa tindakan tersebut merupakan "operasi pencegahan" terhadap potensi ancaman yang sedang disiapkah Hizbullah di perbatasan utara Israel. "Kami akan bertindak terhadap setiap upaya infiltrasi atau serangan dari wilayah Lebanon," tegas pernyataan resmi yang dirilis pagi ini.

Sementara itu, Hizbullah belum mengeluarkan pernyataan resmi, namun sejumlah media lokal yang berafiliasi dengan kelompok tersebut melaporkan bahwa insiden ini tidak akan dibiarkan tanpa balasan. Dalam beberapa pekan terakhir, ketegangan di perbatasan Israel - Lebanon memang terus meningkat sejak serangan balasan antara Iran dan Israel memuncak pada awal bulan ini.

REAKSI INTERNASIONAL
PBB melalui juru bicara Sekjen António Guterres menyerukan semua pihak untuk menahan diri dan menghindari tindakan yang dapat memperburuk situasi keamanan regional. "Setiap bentuk agresi lintas batas hanya akan memperburuk penderitaan warga sipil dan mengguncang stabilitas kawasan," ujarnya dalam konferensi pers di konflik terbuka yang lebih luas.

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama

Formulir Kontak