Surabaya, FramediaID - Presiden RI Prabowo dan Presiden Amerika Serikat Donald Trump resmi menandatangani kesepakatan dagang bilateral strategis, yang menetapkan tarif impor baru sebesar 19 persen untuk produk Indonesia. Kesepakatan ini mengakhiri ketegangan dagang yang sebelumnya mengancam ekspor RI dengan tarif hingga 32 persen.
Dalam pernyataan resmi di Istana Merdeka, Jakarta, Prabowo menyebut kesepakatan tersebut sebagai "langkah bersejarah" yang membuka era baru hubungan ekonomi Indonesia-Amerika Serikat.
"Kita berhasil menurunkan tarif dari ancaman 32 persen menjadi 19 persen. Ini bukan hanya tentang angka, ini adalah tentang kepercayaan antara dua negara besar" ujar Prabowo, Selasa (23/7).
Paket Kesepakatan dari Boeing Hingga Energi
Berdasarkan dokumen yang dirilis oleh Kementerian Perdagangan, kesepakatan ini mencakup komitmen Indonesia untuk membeli:
- 50 unit pesawat Boeing, senilai lebih dari US$ 8 miliar
- Produk pertanian AS senilai US$ 4,5 miliar
- Impor energi (termasuk LNG dan minyak ringan) senilai US$ 15 miliar
Sebagai gantinya, Amerika Serikat akan memberikan akses bebas tarif bagi 99% produk ekspor AS ke Indonesia, serta mencabut sejumlah hambatan non-tarif yang selama ini menghambat alur distribusi barang teknologi dan agrikultur.
Tarik Ulur di Tengah Ancaman Trump
Donald Trump, yang kembali menjabat Presiden AS sejak awal 2025, sebelumnya meluncurkan kebijakan proteksionis bertajuk "Liberation Day Tariffs", yang mengancam tarif tinggi bagi negara-negara yang dianggap "tidak adil" dalam perdagangan dengan AS.
*"Indonesia setuju untuk bekerja sama secara adil. Mereka akan membeli lebih banyak produk kita dan kita menurunkan tarif mereka. Kesepakatan ini adalah *kemenangan besar untuk Amerika dan juga teman kami di Asia Tenggara," ujar Trump dari Gedung Putih.
Indonesia menjadi negara kesembilan yang menandatangani kesepakatan dalam tenggat waktu yang diberikan Trump, yaitu hingga 1 Agustus 2025.
Apa Dampaknya Bagi Masyarakat?
- Harga ekspor bisa lebih kompetitif, mendorong pertumbuhan UMKM ekspor.
- Produk pertanian dan teknologi AS kemungkinan lebih murah di pasaran lokal.
- Pemerintah diharapkan menjaga keseimbangan agar industri lokal tetap terlindungi.
Editor: Rafael Omar B.
Tanggal: 23 Juli 2025
Sumber: Setkab.go.id, Reuters, Investopedia, Al Jazeera

Posting Komentar